Rabu, 07 September 2011

Penjelasan Tentang Motherboard


Motherboard

Motherboard adalah papan elektronik utama yang mempunyai beberapa slot individual yang bisa di slot-kan atau dipasangkan mulai dari prosesor, memori, sound card, display adapter, dan sebagainya. Terdapat slot khusus yang digunakan untuk pemasangan prosesor yang dinamakan dengan socket dan slot 1. Motherboard mempunyai beberapa jenis socket yang berbeda-beda sesuai dengan perkembangan jenis prosesor.

Fungsi Motherboard
Sebagai tempat untuk memasang atau meletakkan berbagai komponen, misalnya prosesor, VGA card, sound
card, memori, dan lain-lain.Sebagai media transfer data dari komponen yang bekerja di dalam komputer. Misalnya prosesor untuk memberi perintah kepada komponen lain seperti memori atau harddisk dengan menggunakan jalur pada motherboard yang disebut bus clock.

Istilah pada motherboard:

Slot dan soket prosesor : Tempat meletakkan dan memasang prosesor di motherboard dengan dilengkapi kait pengunci agar prosesor yang terpasang tidak bergerak. Bentuk soket ini disesuaikan dengan tipe prosesor yang akan digunakan. Chipset motherboard Kombinasi cip pada motherboard yang berfungsi menjembatani aliran data dan mengatur serta mengontrol beberapa komponen utama dan tambahan pada motherboard.

CMOS/BIOS : Adalah cip yang berisi software BIOS. Dibuat oleh pabrik pembuat motherboard. Berfungsi membaca dan mendata komponen hardware yang terpasang pada motherboard. Dari software BIOS ini kita dapat mengaktifkan dan menonaktifkan beberapa komponen yang ada di dalam motherboard, misalnya kita ingin menonaktifkan fungsi VGA onboard karena kita ingin menggunakan VGA card pada slot AGP. CMOS BIOS yang sering digunakan pada motherboard sekarang adalah AMI BIOS, AWARD BIOS, dan Phoenix BIOS. Baterai CMOS Baterai CMOS merupakan sumber tegangan pada CMOS/BIOS yang berfungsi menyimpan konfigurasi setting CMOS/BIOS agar tidak berubah setiap komputer dimatikan atau dinyalakan.

SIMM & DIMM :Slot yang berbentuk persegi panjang tipis dan mempunyai pin (kaki) yang banyak. Slot ini untuk meletakkan memory card.

Port paralel IDE : Port paralel IDE mempunyai kaki 40 pin yang berfungsi menancapkan kabel IDE yang terhubung ke harddisk dan CD-Rom, CD-RW, DVD-Rom, dan DVD-RW

Port floppy disk (FDD) : Port FDD ini mirip dengan port paralel IDE, tetapi hanya terdiri atas 34 pin yang berguna sebagai tempat meletakkan kabek FDD yang terhubung dengan floppy disk.

Slot PCI : Saluran 32 bit dan 64 bit standar local bus yang mengikat bus ekspansi langsung.

Slot AGP : Slot VGA jenis baru yang menggunakan saluran 128 bit dan khusus untuk meningkatkan kinerja video adapter tiga dimensi yang dinamakan AGP. Slot ini digunakan khusus untuk meletakkan VGA card jenis AGP. Seri motherboard yang baru telah menambah slot khusus untuk VGA card jenis PCI yang mempunyai kecepatan transfer data lebih cepat dibanding slot AGP, yaitu slot PCI Express 16x.

Slot AMR : Kotak kecil berukuran pendek yang digunakan hanya oleh modem dengan dukungan audio, bekerja pada bus 128 bit.

Slot CNR : Kotak yang digunakan untuk jaringan (network) yang bekerja pada bus 128 bit. PIN group atau front panel Sekumpulan konektor yang berrhubungan dengan kabel reset, HDD, LED, Power LED, speaker casing, dan saklar tombol ON/OFF pada casing. Port power supply motherboard. Sebagai tempat menancapkan konektor kabel power supply yang ada pada casing. Port I/O motherboard merupakan tempat dipasangnya konektor peralatan I/O yang terdapat di motherboard. Dan biasanya terdapat dibagian belakang casing. Setiap port I/O berada dibawah kontrol prosesor.

Jenis I/O port

- 1. Port paralel (LPT1 atau LPT2)
Port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara paralel. Contoh peralatannya adalah printer dan scanner.

- 2. Port Serial (Com 1, Com 2)
Port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh peralatan
yang menggunakan port ini adalah mouse dan modem.

- 3. Port AT/PS2
Umumnya digunakan untuk masukan konektor keyboard dan mouse.

- 4. Port USB (Universal serial bus)
Port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh peralatan
yang menggunakan port ini adalah camera digital, scanner, printer USB, handycam, dan peraltan tambahan eksternal.

-5. Port VGA
Port yang berhubungan langsung dengan layar. Port ini terdapat pada motherboard yang
menggunakan chipset VGA on board atau menggunakan VGA card yang diletakkan pada slot AGP.

-6. Port Audio Port
yang berhubungan langsung dengan peraltan audio, misalnya tape, radio, speaker, atau mikrofon. Motherboard sekarang sudah banyak yang menggunakan chipset audio on-board.

- 7. Port LAN
Port yang dihubungkan dengan kabel LAN/jaringan yang menggunakan kabel konektor jenis RJ45. Port ini sudah terdapat pada motheboard, karena seringkali chipset motherboard sudah memberikan fasilitas LAN on-board pada motherboardnya.

8) FSB (front side bus) : Merupakan fasilitas jalur data yang menghubungkan antara
komponen northbrige seperti memori dengan prosesor. Melalui FSB inilah data akan berjalan dari memori ke prosesor.
Nilai FSB akan menentukan besarnya nilai data yang dapat diterima oleh prosesor dalam satu detik. Semakin besar nilai
FSB, akan semakin mempercepat kinerja proses data pada prosesor, memori, dan komponen lain. Nilai FSB ini bergantung
pada chipset northbrige yang digunakan oleh motherboard. Multiplier Merupakan angka yang menyatakan seberapa cepat
frekwensi clock prosesor dibandingkan dengan clock di motherboard (FSB). Motherboard yang lama mendukung multiplier yang rendah, misalnya 1x sampai 3x, sedangkan motherboard yang baru mendukung sampai 23x. Namun ada
juga prosesor yang tidak dapat bekerja pada multiplier tertentu

9) BIOS : Adalah sekumpulan program yang disimpan pada ROM (read
only memory) yang digunakan untuk melakukan tugas dasar,
misalnya mentransfer data, mengendalikan instruksi peraltan
FDD, harddisk, keyboard, dan sebagainya. Setting jumper dan DIP switch Adalah cara untuk mengaktifkan atau tidak suatu peralatan pada kondisi tertentu. Namun kedua cara ini tidak digunakan pada perkembangan motherboard model terbaru, karena untuk mengaktifkan komponen tertentu, motherboard menggunakan setting pada BIOS dan dikenal dengan motherboard “jumper free”. hyper pada motherboard Adalah tenaga super yang dimiliki oleh motherboard untuk menunjang kinerja prosesor baru yang mempunyai kemampuan hyper.
Setting ON/OFF fungsi hyper pada motherboard dilakukan pada BIOS. Kemampuan hyper ini hanya dimiliki oleh kelas komputer pentium IV ke atas.

Berikut ini tiga chipset komputer yang menggunakan kata hyper di motherboard.

- Motherboard hyper threading (HT)
Nama resminya adalah hyper-threading technology (HTT), tetapi dikenal dimasyarakat
dengan sebutan motherboard HT. Motherboard ini dikenalkan oleh perusahaan intel atas implementasinya terhadap kemampuan prosesor dalam menjalankan kemampuan “multi-threading” , yaitu menjalankan banyak thread atas proses kerja dalam waktu bersamaan. Untuk menjalankan hyper-threading ini harus memiliki prosesor intek Pentium IV dengan fungsi HT, dan didukung oleh motherboard dengan chipset yang mendukung fungsi hyper-threading.

- Motherboard hyper transport
Fungsinya sama dengan hyper threading. Namun hyper transport dikeluarkan oleh oleh
produsen AMD dan digunakan pada prosesor dan motherboard jenis AMD saja, sedangkan hyper threading digunakan pada motherboard dan prosesor jenis intel.

-Motherboard hyper streaming
Jenis motherboard yang dikeluarkan oleh perusahaan chipset SIS. Motherboard hyper
streaming mempunyai kemampuan yang tinggi dalam menjalankan berbagai macam aplikasi dan streaming lainnya, mulai dari mendengarkan lagu, menonton film, sampai melakukan video confrence dengan internet. Jadi Motherboard jenis hyper streaming ini
difokuskan untuk mempercepat komputer yang barba sis penggunaan multi media.
Fungsi hyper pada komputer hanya berfungsi pada jenis software operation system (OS) Windows XP profesional dan Home Edition. Linux dengan kernel versi 2.4.18 atau lebih. Sekarang sudah tersedia motherboard dengan 8 slot memory yang mendukung DDR2 dan DDR3.
Penjelasan Socket Prossesor

Soket adalah tempat dudukan prosesor pada motherboard. Dudukan ini berbentuk segi empat dengan lubang-lubang kecil tempat tertancapnya kaki-kaki (pin-pin) prosesor yang tersusun membentuk matriks 2 dimensi. Susunan, letak, dan jarak antar lubang sama persis dengan susunan, letak, dan jarak antar pin-pin pada prosesor.
Istilah soket (nama lengkapnya adalah soket CPU atau soket prosesor) telah digunakan secara luas dalam dunia komputer untuk menggambarkan konektor yang menghubungkan motherboard dengan prosesor, khususnya untuk tipe komputer desktop dan server. Prosesor yang dimaksud di sini terutama prosesor berarsitektur Intel x86.
Banyak sekali ditemukan soket-soket pada motherboard yang diproduksi menggunakan arsitektur PGA (Pin Grid Array). Seperti telah disinggung di atas, pada soket tersebut banyak lubang-lubang tempat tertancapnya (diselipkannya) pin-pin atau kaki-kaki prosesor yang terletak di sisi bawah permukaan prosesor. Contoh soket yang menggunakan arsitektur ini adalah soket 370 (untuk dudukan prosesor Intel Pentium 3), socket 423 dan socket 478 (untuk dudukan prosesor Intel Pentium 4).
Socket 370 berarti dudukan prosesor tersebut memiliki 370 lubang. Dengan sendirinya socket tersebut untuk dudukan prosesor yang jumlah kaki atau pin-pin-nya sebanyak 370 pin. Prosesor jenis ini biasanya prosesor Intel Pentium 3. Begitu juga pengertian untuk socket 423 dan socket 478.
Selain tipe PGA terdapat pula tipe lainnya, misalnya LGA (Land Grid Array). Pada tipe LGA, pin-pinnya tidak terdapat pada prosesor, tetapi terdapat pada soket. Jika pada arsitektur PGA, pin-pinnya terletak pada prosesor, maka pada LGA, pin-pinnya ada pada soket. Pin-pin ini yang kontak langsung dengan sisi bawah/dasar prosesor tipe LGA.
Dudukan prosesor pada motherboard tidak selalu berbentuk soket, ada pula yang berbentuk slot, atau dapat dikatakan dudukan berbasis slot (memang bentuknya lebih mirip slot ekspansi dari pada soket). Prosesornya sendiri dikemas menggunakan dudukan berbentuk slot yang disebut single edge connection. Dudukan berarsitektur slot ini, banyak digunakan pada prosesor Pentium 2 dan Pentium 3.
Selain jenis socket-socket tersebut, masih ada lagi jenis socket yang lain, yaitu socket A (untuk prosesor AMD dengan jumlah pin 462), Socket AM2 (untuk prosesor AMD dengan jumlah pin 940), dan masih banyak lagi yang tak akan disebutkan di sini, karena pada dasarnya pengertiannya adalah sama (analogis)
Memory adalah perangkat yang berfungsi mengolah data atau intruksi. Semakin besar memori yang disediakan, semakin banyak data maupun intruksi yang dapat mengolahnya.
RAM adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk menyimpan data.RAM bersifat sementara atau data yang tersimpan dapat dihapus.lain halnya dengan ROM.ROM mempunyai fungsi yang sama dengan RAM tetapi ROM bersifat permanent atau data yang tersimpan tidak dapat dihapus.

Penjelasan Socket Ram Memory


Slot Memori

Slot memori adalah slot yang dikhususkan untuk pemasangan kepingan memori.Pada PC ada 3 jenis slot memori yang digunakan secara umum, yaitu:

SIMM ( Single In Line Memory Module )


Yaitu, slot memori yang berwarna putih dan digunakan untuk pemasangan modul memori berjenis SRAM dan EDORAM.Dalam pemasangan memori dengan slot ini kepingan harus dalam jumlah genap ( minimal 2 keping ).

DIMM ( Double In Line Memory Module )


Yaitu, slot memori yang berwarna hitam atau biru yang digunakan untuk pemasangan modul memori ( RAM ) dengan jenis SDRAM dan DDRAM. Dalam pemasangan pada slot ini kepingan memori yang terpasang tidak harus dalam jumlah yang genap.

RIMM ( Rambus In Line Module Memori )


Yaitu, slot yang berwarna hitam atau biru yang digunakan untuk memasang memori berjenis RDRAM. Perbedaan yang mencolok antara soket DIMM dengan RIMM hanya terletak pada Jumlah cekungan yang ada ditengah – tengah slot.

 Penjelasan Socket VGA


Socket VGA merupakan sebuah port pada komputer, biasa ditemukan baik pada motherboard atau pada sebuah video card pada motherboard. Socket ini digunakan untuk menghubungkan komputer pada sebuah perangkat video display. Sementara teknologi VGA telah menjadi standar untuk koneksi video pada komputer, batasan pada kualitas gambar telah menyebabkan sejumlah pengembangan standar lain, di mana tetap menggunakan koneksi fisik VGA sebagai konektornya. Socket VGA biasanya memiliki warna biru dan memiliki 15 port koneksi, yang akan digunakan untuk menghubungkan komputer dengan monitor melalui kabel VGA.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Video Graphic Array (VGA) telah menjadi standar untuk display grafis komputer. Tidak hanya merujuk pada standarnya sendiri, VGA juga merujuk pada socket VGA dan kabel yang digunakan untuk menghubungkan perangkat yang menggunakan standar ini.
Terdapat sejumlah keunggulan teknologi yang dimiliki VGA dari pendahulunya. Standar VGA mampu menampilkan resolusi 800 x 600, di mana cukup rendah jika dibandingkan dengan teknologi grafis terkini, namun jauh lebih tinggi dibandingkan resolusi teknologi sebelumnya. VGA juga dapat menampilkan 256 warna, jauh lebih tinggi dibandingkan standar sebelumnya yang hanya dapat menampilkan sebatas 64 warna saja. Standar VGA masih digunakan oleh perangkat portabel dan komputer-komputer generasi lama. Dan socket VGA lah yang digunakan sebagai interface dalam standar ini.


Contoh Motherboard ASUS
 

Contoh Motherboard  INTEL

Contoh Motherboard MSI

0 komentar:

Poskan Komentar